oleh

Goa Tabalik, Destinasi Wisata Alam Tersembunyi di Halteng

Omdesa, LELILEF – Kabupaten Halmahera Tengah, Propinsi Maluku Utara kaya akan potensi wisata, selain Gua Boki Maruru, di Kecamatan Weda Tengah juga terdapat Gua Tabalik yang terletak di Dusun Lukulamo, Desa Lelilef Waibulen. Gua yang masih alami ini, bakal dijadikan objek wisata alam di Kabupaten Halteng.

Sebelum tiba di mulut gua Tabalik, lantunan merdu suara burung dan gemercik air bak orkesta yang telah siap menyambut para pengunjung menyusuri sungai sepanjang kurang lebih 150 meter yang berada dibawah lembah nan hijau. Menyejukkan.

“Air sungai itu biasa digunakan warga sebagai sumber air minum”, tutur salah satu pemuda kepada omdesa.id.

Goa Tabalik memiliki yang panjang kurang lebih 250 meter ini juga dihiasi oleh ornanem nan eksotis. Tak kalah dengan Gua Boki Maruru maupun Gua lainnya di Indonesia, kecantikan stalagtit dan stalagmite – endapan-endapan kalsium yang terjadi melalui tetesan air- yang eksotis itu, menjadi magnet tersendiri bagi para wisatawan.

Sebagai bagian dari rangkaian publikasi eksotisnya Goa Tabalik, Kamis 23 Agustus 2018, Pjs. Kades Lelilef Waibulen, Kepala Dusun Lukulamo, pemuda bersama Bengkel Kreatif Cogoipa Kota Weda melakukan pemasangan spanduk papan nama objek wisata alam Goa Tabalik.

Pjs Kades Kades Lelilef Waibulen, Zainuddin Coda kepada omdesa.id mengatakan, pemasangan papan nama ini merupakan langkah awal untuk mengembangkan potensi wisata Goa Tabalik.

“Banyak yang belum mengetahui potensi objek wisata Goa Tabalik, bahkan warga sekitar. Hal ini karena kurangnya publikasi,” terang Zainuddin.

Selain itu, Zainuddin juga berharap adanya perhatian serius baik dari pemerintah desa maupun dinas terkait guna melindungi area wisata alam ini dari kerusakan maupun karena ekspansi investasi.

Kepala desa dan pemuda Desa Lelilef Waibulen sudah berkomitmen akan mendorong pengembangan objek wisata desa ini di tahun 2019 dengan membangun fasilitas bagi para pengunjung yang akan berwisata di goa Tabalik.

Adapun fasilitas yang akan dibangun pada objek wisata alam tersebut yakni, Outbond, tempat pemandian, rumah makan, galeri souvenir serta fasilitas pendukung yang akan memanjakan para pengunjung.

Diharapkan dengan dibukanya objek wisata alam gua Tabalik, akan berdampak terhadap pendapatan masyarakat di desa Lelilef Waibulen, terutama yang berdekatan dengan objek wisata alam ini.

Redaktur/Pembimbing : Subhan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait