oleh

Ayooo… Kita ke Pulau Kucing di Sula

Om Desa, FUKWEU — Pulau Kucing, adalah lokasi destinasi wisata pantai di Desa Fukweu, Kecamatan Sanana Utara, Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara. Lalu kenapa disebut pulau kucing?.

Mulanya pulau tersebut tempat dilepasnya sejumlah ekor kucing oleh warga desa setempat. Itu sebabnya, warga pun menyebut Pulau itu dengan nama Pulau Kucing. Kini, melalui Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) pada 2016, Pemerintah Desa Fukweu, “menyihir” pulau itu menjadi destinasi wisata yang sangat eksotis. Sejumlah fasilitas pun dibangun di sana. Pengunjung dapat menikmati pesona pantai Pulau Kucing, sambil mincing, mengendarai sepeda Air, berenang serta mainan lainnya yang dapat Anda nikmati.

Tak hanya itu, pengunjung juga dapat bersantai di Gazebo sembari menikmati Pisang goreng mulu bebek, Es Kelapa Muda, Kopi Jahe, Katupat, Ikan bakar serta aneka makanan khas lainnya. Juga disediakan tempat karaoke bagi para pengunjung, terutama pengunjung yang ingin belajar karaoke, silahkan ke tempat itu.

Pemerintahah desa setempat juga menyediakan tempat parkiran kendaraan roda dua maupun empat buat para pengunjung. Cukup membayar tarif retribusi, kendaraan Anda aman terjaga. Sederet transportasi laut (perahu) juga menyambut Anda hingga ke Pulau Kucing selama 15 menit, cukup dengan biaya Rp. 5.000.

“Jadi cukup dengan biaya Rp. 100.000, sudah dapat menikmati semuanya. Itu sudah termasuk perjalanan dari pusat Kota ke tempat wisata,” kata Sekretaris Desa Fukweu, Abd. Basir kepada Om Desa, Ahad, 23 September 2018.

Sekretaris Desa Fukweu, Abd. Basir

Sekdes Abd. Basir mengisahan, satu hari mantan Kapolda Malut berwisata ke Pulau Kucing sekaligus menyumbang kepada pemerintah desa sebesar Rp. 10 juta untuk pembuatan tangga gunung Pulau Kucing.

Menikmati panorama diatas gunung Pulau Kucing

Sekdes Abd. Basir mengatakan, tahap pengembangan Pulau Kucing pada 2018 ini, dianggarkan sekitar 300 juta. “Jadi kita bangun penambahan rumah (Gazebo) dilaut 3 unit, di darat 2 unit, jembatan seratus 125 meter dan taluk penahan ombak 125 meter,” katanya. Lanjut dia, “Pencairan baru 40% jadi baru ada satu buah jembatan seratus meter dengan talud sekitar 100 m, serta 2 unit rumah yang akan ditambahkan, tapi pekerjaan belum jalan.”

Para pengunjung yang tengah memasuki area wisata pantai di Pulau Kucing

Abd. Basir mengatakan, Pulau Kucing menjadi prioritas pembangunan di Desa Fukweu yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PADes). Selain itu, juga berdampak ekonomis terhadap pendapatan masyarakat sekitar. “Untuk sementara, Pendapatan Pemdes dari wisata itu, 10 juta per bulan,” terangnya. “Jika pendapatannya seperti itu, maka tentu pengunjungnya banyak.”

Para pengunjung saat menikmati wisata Pulau Kucing

Dari Kota Ternate, berkunjung ke Pulau Kucing di Kabupaten Kepulauan Sula, melalui penerbangan peswat maupun Kapal ke. Tiket pesawat Ternate-Sula sekitar Rp.700.000. Sementara untuk transportasi laut, Tiket Kapal sekitar Rp. 3.00.000.

Kemudian, Ibukota Kecamatan Pohea ke Desa Fukweu hanya butuh waktu 15 menit. Biaya transportasi motor hanya Rp. 15.000, Mobil cukup Rp.10.000. Begitu juga dari Pantai Desa Fukweu ke Pulau Kucing, sekitar 500 meter atau 15 menit dengan tarif Rp. 5000. Didalamnya, cukup dengan Rp. 100.000, Anda dapat menikmati Wisata Pulau Kucing sepuasnya. Murah kan…?

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait