oleh

Pasarkan Produk BUMDes secara Online tanpa Pamrih, ternyata Pria ini Kabid di DPMD Halteng

Omdesa.id – Memanfaatkan kemajuan teknologi, produk usaha dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Masure, Kecamatan Patani Timur, Kabupaten Halmahera Tengah kini ramai dipromosi atau dipasarkan melalui media sosial seperti facebook dan media online jual beli lainnya.

Nama Akun facebook.com (FB), Subhan Somola, adalah sosok yang berperan aktif memasarkan produk-produk dari tiap desa yang dikelola oleh BUMDes. Produk yang dia promosikan itu, adalah hasil kerjanya yang tak bosan-bosan berbagi pengalaman, memberikan saran dan pendapat bahkan terlibat langsung membantu pemerintah desa dalam menjalankan program pedesaan, terutama pada aspek menggali, memproduksi lalu memasarkan potensi desa, terutama melalui peran BUMDes agar menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PADes) serta berdampak baik terhadap ekonomi masyarakat.

Direktur BUMDes di Desa Were, Kecamatan Weda, Kab. Halteng 2017 ini, sebelumnya mempromosikan atau memasarkan Pangan Sagu melalui FB, youtube, hingga membuka akun jual-beli online ternama, yakni Buka Lapak (Bukalapak.com). Di Buka Lapak, Sagu yang ia jual secara online ini dibeli dan ia kirim ke Jakarta.

Perannya dalam mengelola BUMDes Were ini dengan menggerakkan kegiatan usaha Sagu Lempeng sekaligus kampanye Pangan Gagu hingga ikut berkontribusi terhadap lahirnya Perda No. 2 Tahun 2018 tentang Sagu, satu-satunya Perda soal Sagu di Kabupaten Halteng, Provinsi Maluku Utara. Berkat kerja kerasnya, warga menilai dirinya sukses mengelola BUMDes Were serta memiliki segudang pengalaman. Sebab, ia tak hanya memimpin dan memerintah, tapi ikut kerja langsung.

Setelah dirinya diangkat menjadi kelapa Bidang Pemdes, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kab. Halteng, Subhan tunaikan tugas dan kewajibannya bak Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Ia lagi-lagi berbagi ide dan gagasan kepada sejumlah pemerintah desa serta BUMDes di Kab. Halteng. Demikian itu tampak pada belakangan terlihat membimbing sejumlah desa di Kab. Halteng, terutama peran BUMDes dalam membaca pasar, peluang dan potensi yang hendak dikelola agar bernilai ekonomis, terutama menunjang PADes dan pendapatan warga desa.

Pantauan Om Desa, Kabid Subhan kini gencar memasarkan produk BUMDes Masure yang memanfaatkan buah kelapa menjadi Minyak Goreng, Arang Tempurung, minyak murni (VOC) serta Blondo (tai minyak). Tak hanya membimbing, dia bahkan turut bantu mendesain kemasan produk Minyak Goreng kelapa bahkan turut memasarkan hingga ke Kota Ternate bersama Kepala Desa Masure, Buang Samiun serta Direktur BUMDes Masure, Muhlis Hi. Adam. “Kami sangat bersukur dan berterima kepada Pak Kabag karena banyak memberikan ide, saran dan pendapat kepada kami,” katanya kepada Om Desa beberapa pekan kemarin, di Kota Ternate.

(Kabid Subhan bersama Kades dan Dirut BUMDes Masure saat menyerahkan Blondo milik BUMDes Masure yang dibeli seorang Ibu di Kota Ternate)

Hasil produksi BUMDes Masure itu, Kabid DPMD Halting ini pun memasarkannya lewat teknologi digital di dua media online ternama, yakni Buka Lapak (bukalapak.com) dengan nama Akun: Subhan Soamole dan Tokopedia.com dengan nama akun: ternatekreatif.

(Produk BUMDes, Sagu dan Blondo yang dijual lewat Tokopedia dan Buka Lapak)

Begitu juga dengan Pemerintah Desa serta BUMDes di Desa Palo, Kec. Patani Timur, Kab. Halteng yang merencanakan pembangunan Wisata di Pantai Siben Marah. Tak hanya saran dan pendapat yang ia lontarkan. Namun, dirinya juga ikut bekerja bersama Pemdes serta warga Desa Palo dalam ekplorasi lokasi wisata hingga mendirikan Papan Wisata Siben Marah.

(Kabid Subhan bersama Pemdes dan Warga di Desa Palo)

Selain itu, pasalnya pria ini juga memberikan ide sekaligus terlibat langsung membantu Pemerintah Desa dan BUMDes Were, Kecamatan Weda dalam pembangunan Hidroponik di desa tersebut. Informasi yang dihimpun Om Desa, bahwa semua ia lakukan sepenuh hati dan tanpa pamrih.

(Kabid Subhan saat memeriksa tanaman Hidroponik milik BUMDes Were)

Demikian itu terbukti ketika ditanya Om Desa pada Jumat, 28 September 2018 via WhatsApp bahwa, apakah semua kegiatannya dibiayai oleh Pemdes atau BUMDes?, Jawabnya,” Tidak sama sekali. Semua saya lakukan karna hobi dan niat utamanya adalah menebar semangat membangun dan beramal,” katanya kepada Om Desa.

Kepada Om Desa, Subhan juga menyatakan, dirinya siap sedia jika diundang oleh Pemdes serta BUMDes di Kab. Halteng. Menurutnya, kesediannya turun langsung ke tiap desa adalah keterpanggilan dan tanggung jawab moril selaku putra daerah.

“Saya putra daerah yang sangat cinta daerah ini sehingga ada SPPD atau pun tidak, selagi di undang Pemdes atau BUMDes, saya selalu siap datang dan kerja bersama mereka,” ujarnya.

Pekerjaan lainnya

Informasi lain yang dikantongi Om Desa, ternyata Kabid Pemdes DPMD Halteng ini juga pernah aktif dari berbagai kegiatan, yakni pernah bergabung dalam LMS, Aliasi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Maluku Utara; Membangun pelatihan dan pendidikan kepada generasi seperi Memimpin sejumlah anak muda dalam mengelola usaha Bengkel (Bengkel Kreatif); Jadi instruktur pada komunitas kerajinan tangan serta pendiri dan pengajar Komunitas Peduli Bahasa Weda; belajar gratis bahasa Sawai, Bahasa Inggris & Bahasa Jepang di Taman Loiteglas, Kota Weda, hingga menyusun kamus bergambar bahasa Sawai dan Patani. Buku Percakapan bahasa Sawai.

(Kegiatan di bengkel kreatif)
Pendiri dan pengajar Komunitas Peduli Bahasa Kota Weda, belajar gratis bahasa Sawai, Bahasa Inggris & Bahasa Jepang di taman Loiteglas..
(Launching buku; Percakapan Bahasa Sawai)

Redaksi: Om Desa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait