oleh

Banyak Prestasi, Banjir Donasi di Desa Pohea

Om Desa, POHEA – Rasa tanggung jawab, inovasi dan transparansi publik adalah kata kunci kemajuan dan kesuksesan pembangunan dalam meraih prestasi. Begitulah yang dialami Desa Pohea, Kecamatan Sanana Utara, Kabupaten Kepulauan Sula.

(Kantor Desa Pohea, Kecamatan Sanana Utara, Kabupaten Kepulauan Sula)

Baru baru ini, Desa Pohea merintis prestasi bersejarah saat mewakili Provinsi Maluku Utara dalam mengikuti lomba transparansi publik, termasuk pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tingkat nasional hingga mendapat penghargaan serta berpredikat sebagai desa transparansi publik.

Demikian itu berdasarkan UU No 6 tahun 2014 tentang Desa, Peraturan Bupati (Perbub) tentang transparansi publik , juga peraturan desa (Perdes) No. 6 tahun 2017 tentang transparansi publik.

Tak hanya itu, Kepala Desa Pohea, Rudi Duwila kepada Om Desa, Selasa 16 Oktober 2018 di gedung BUMDes Pohea, mengaku banyak prestasi yang diraih desannya. Tercatat, kata dia, sejak 2011, Desa Pohea meraih juara lomba desa tingkat kecamatan dan tingkat Kabupaten. Lalu prestasi tersebut membawa desa Pohea hingga mewakili Kabupaten di tingkat Provinsi Maluku Utara.

Gilang-gemilang juara yang tersematkan di Desa Pohea ini, hingga mengantarkan Desa Pohea mewakili Provinsi Maluku Utara saat lomba desa tingkat Nasional di tahun 2017, dan lagi-lagi tampil meraih juara 3 (tiga). Prestasi itu, bikin harum nama Kabupaten Sula dan Maluku Utara di skala nasional.

Prestasi yang dirintis Desa Pohea ini, ternyata membuahkan hasil yang baik untuk pembangunan desa dan masyarakat. Bagaimana tidak, beragam bantuan pun mengalir ke desa tersebut. “Kami mendapat bantuan jembatan perahu sepanjang 100 meter, lengkap dengan ruang tunggu, nilai anggarannya 2 miliar.

(Jembatan perahu sedang dalam pembangunan)

Selain itu, bantuan Pemerintah Pusat melalui dana DAK senilai 1,4 miliar untuk pembangunan pasar desa,” ujarnya.

(Pasar Desa Pohea yang dalam proses pembangunan)

Begitu juga dengan pihak Pemkab Sula, melalui Dinas Koperasi UKM Kabupaten Sula, diberikan bantuan atau hibah kepada 30 orang warga desa. Bantuan itu, perorang dapat menerima 12 sampai 13 juta yang akan dikirim langsung ke rekening warga masing-masing.

Tak hanya itu, Kades Pohea juga menyebutkan, bahwa demi terwujudnya program desa yang mandiri, warganya juga diberdayakan pemerintah desa melalui kerja sama dengan Bank BRI Cabang Sanana untuk menyuplai bantuan pinjaman kepada 67 orang dengan nilai berkisar 10 sampai 25 juta/orang.

Kemudian, lanjut Kades, di tahun 2018 ini pun, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pohea, melalui Kementrian Desa, menerima bantuan senilai 50 juta.

“Mudah-mudahan ini menjadi satu motivasi dan kami berharap kedepan, Desa Pohea bisa lebih maju, berkembang, supaya masyarakatnya bisa sejahtera,” tutup Kades.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait