oleh

Kemendes PDTT Beri Bantuan untuk Dukung Pariwisata Tolitoli

Bantuan diberikan untuk mempercepat pengembangan potensi ekonomi

Om Desa, TOLITOLI — Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Plt Ditjen PDTu Kemendes PDTT) Aisyah Gamawati menyerahkan sejumlah infrastruktur pendukung potensi pariwisata kepada pemerintah Kabupaten Tolitoli pada peringatan hari jadi ke-58 Kabupaten Tolitoli, Jumat, 7 Desember 2018 kemarin.

Dipusatkan di Pulau Lingayan, Tolitoli, Aisyah menyerahkan bantuan infrastruktur.

Bantuan berupa 12 unit gazebo, pondok wisata delapan unit, lima pergola, sarana ruang ganti atau toilet, jalur pejalan kaki, satu unit dermaga kayu, satu unit dermaga apung, sarana ibadah mushala dan genset. Bantuan diberikan kepada Bupati Kabupaten Tolitoli, H Muhammad Saleh Bantilan.

Aisyah menerangkan bantuan ini diberikan melalui Direktorat Pengembangan Daerah Pulau Kecil Terluar untuk mempercepat pengembangan potensi ekonomi khususnya wilayah pulau kecil dan terluar di Indonesia. “Ini sejalan dengan upaya Kemendes PDTT dalam memasifkan empat program prioritas Kementerian untuk mengembangkan produk unggulan kawasan perdesaan,” katanya seperti dalam siaran pers, Senin, 10 Desember 2018.

Ia juga menaruh harapan besar agar bantuan ini dapat dikelola oleh BUMDes setempat yang dapat membawa dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat di Pulau Lingayan. Aisyah berharap semoga kunjungan wisatawan semakin meningkat di pulau terluar ini. Kehadiran Kemendes PDTT juga sekaligus dalam rangka menyambut perayaan Hari Ulang Tahun ke-58 Kabupaten Tolitoli.

Mengusung tema “Menuju Pariwisata Tolitoli yang Maju dan Berbudaya”, rangkaian diawali pelaksanaan upacara adat Sibbitolu. Acaradilanjutkan dengan berbagai pertunjukan seperti penampilan musik dan tari kolosal, perlombaan, karnaval budaya serta peluncuran desa wisata lingayan yang ditandai dengan penandatanganan prasasti penandatanganan prasasti.

“Dengan peresmian Desa Wisata ini semoga dapat menjadi kado terindah untuk masyarakat dan pemerintah daerah Kabupaten Tolitoli,” tutup Aisyah dalam sambutannya.

Sementara itu, Hasrul Edyar, selaku Direktur Pengembangan Daerah Pulau Kecil dan Terluar (PDPKT) mengatakan bahwa penataan pola dan struktur ruang perlu diperhatikan dalam memberikan fasilitasi bagi daerah. Contoh Kabupaten Tolitoli yang menjadikan pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi daerah, meskipun struktur geografis berada di pulau terluar indonesia, namun mereka tidak melihat itu sebagai keterbatasan, malah sebagai potensi pariwisata yang sangat menggiurkan.

Selain itu Hasrul juga menyampaikan bahwa tidak hanya infrastruktur, kualitas sumber daya wilayah juga menjadi penting. Industri pariwisata itu erat dengan hospitality, jadi masyarakat harus tahu bagaimana cara memperlakukan wisatawan dengan baik.

“Oleh karenanya bersamaan dengan kegiatan ini, kami juga menggelar pelatihan peningkatan kapasitas untuk para pengelola desa wisata, pengelola BUMDes dan pendamping daerah yang ada di Kabupaten Tolitoli,” ujar Hasrul.

Ia juga menambahkan bahwa ke depan, Kemendes PDTT akan mengusulkan kepada Kementerian Pariwisata untuk bersama-sama mensosialisasikan gerakan sadar wisata dan aksi Sapta Pesona. (Source: Republika)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait