oleh

Kades Dipecat Bupati jika Melanggar Tiga Hal ini

Om Desa — Tambang.berdasarkan uu no 06 tahun 2014, tentang desa dan PP 43 tahun 2015, Kepala desa dapat di berhentikan secara tidak hormat, apabila sudah melakukan, korupsi, Makar, Dan Narkoba. Demikian itu disampaikan Roni Abu Hasan sebagaimana dilansir dari Riauterbit.com pada acara pelantihan aparatur pemerintah desa se kabupaten Kampar di lantai dua, kantor Camat Tambang, pada beberapa waktu lalu.

Roni selaku narasumber pada kegiatan itu, memberikan suportifitas kepada para kades agar tak takut dipecat oleh bupati lantaran harus memenuhi unsur Korupsi, Makar dan Narkoba. “Itupun harus ada laporan penyidikan dari kepolisian dan sudah di tetapkan menjadi tersangka,” ujarnya.

Selain itu, kata Roni, bila ada temuan atau kejangalan pemeriksaan oleh inspektorat, maka ini dapat dilakukan peringatan dan pengembalian. Dan Jika dalam kurun waktu yang sudah ditetapkan tidak juga mengembalikan, maka kepala desa dapat di non aktifkan. “Dan itu prosenya panjang,” kata dia.

Berkait itu, jika adanya bukti hasil penyelidikan oleh pihak kepolisian dan ditetapkan sebagai tersangka,baru kepala desa tersebut diajukan pemecatanya oleh Ketua BPD. Ketua BPD segera membuat laporan kepada camat, bahwa kepala desa nya terbukti bersalah dan camat melaporkan kepada bupati. Setelah bupati mendapat laporan dari camat dan BPD, maka bupati akan segera mengeluarkan Sk pemberhentian kepala desa tersebut atas bukti bukti bukti yang ada dari pihak kepolisian. Selanjutnya bupati akan menujuk salah seorang PNS untuk menjadi pejabat kepala desa,agar desa tersebut dapat menjalankan tugas- tugas negara dengan baik.

“Dengan tiga kasus inilah (korupsi,narkoba.dan makar), kepala desa bisa di pecat. BPD sagat berperan aktif untuk melakukan kontroling terhadap aparatur desa agar kepala desa jangan melakukan tiga hal yang di atas, jika terlibat melakukan, maka tidak ada ampun bagi kepala desa karena pemecatan secara permanen dan sudah diatur dalam UU,” terangnya. (jufri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait