oleh

Kemendes PDTT Berharap Pengrajin dan Pelaku UKM memanfaatkan Jaringan Internet atau e-commerce untuk Memasarkan Produknya

Om Desa — Dirjen Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Samsul Widodo, berharap para pengrajin dan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dapat memasarkan produknya melalui teknologi elektronik. Yakni dengan memanfaatkan jaringan internet atau e-commerce.

Hal itu disampaikan Samsul Widodo dalam rapat Strategis Pemasaran Produk Unggulan Makanan Berbasis Kemitraan e-Commerce di Daerah Tertinggal. Acara turut dihadiri oleh para ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), pada Selasa, 29 Januari 2019 lalu, di The Margo Hotel Depok.

Samsul Widodo memaparkan besarnya potensi e-commerce. Potensi tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mengenalkan sekaligus memasarkan produk unggulannya melalui daring.

“Melalui Dekranasda, kita berharap ibu-ibu pengrajin dan pelaku UKM di daerah bisa diarahkan untuk mengenal e-commerce. Untuk itu kita telah dan akan terus melakukan pelatihan-pelatihan e-commerce di daerah bekerja sama dengan beberapa marketplace seperti Shopee dan Bukalapak,” katanya.

BACA JUGA
Sukses Program Dana Desa, Indonesia Diminta Berbagi Pengalaman dengan Dunia
Kemendes PDTT Sajikan Laporan Keuangan Standar Terbaik
DD di Lebak Dialokasikan untuk Pengembangan Ekonomi Berbasis Lokal

Usai rapat, Kemendes PDTT mengajak para ketua Dekranasda mengunjungi kantor salah satu perusahaan online e-commerce yakni Shopee di kawasan SCBD sudirman Jakarta. Dalam kunjungannya, para ketua Dekranasda mendapat wawasan dan informasi terkait pemasaran secara online yang dilakukan oleh Shopee.

“Sekali lagi, kami berharap mereka (Pengurus Dekranasda) dapat turut mengembangkan produk didaerahnya masing-masing dengan mengenalkan pemasaran melalui e-commerce kepada para pengrajin agar produknya semakin dikenal dan dapat menambah pendapatan,” katanya.

Sumber: Republika

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait