oleh

Desa Silalayang Jalin Persatuan dan Perdamaian dengan Upacara Adat Tulude

Omdesa.id, HALTIM — Pemerintah Desa Silalayang, Kecamatan Wasile Tengah, Halmahera Timur (Haltim) melakukan kegiatan upacara adat “Tulude” bertajuk “Sengkanaung Su Pedarame”, mulai pada Senin, 10 – Selasa, 11 Februari 2020.

Upacara dari mayoritas suku Sanger dan Tobelo Warga di Desa Silalayang ini sebagai makna “menolak tahun lama (2019) dan menyambut tahun baru (2020)

Acara upacara adat yang di helat langsung oleh Bupati Haltim, Ir. Muhdin Ma’bud ini dimeriahkan dengan tarian adat khas Provinsi Maluku Utara, yakni tarian sanger dan cakalele.

Kepala Desa Silalayang, Arnel Panggelawang, mengatakan makna dari pada tema yang dipilih pada acara Tulude, “Singkanaung Su Pedarame”. Tema itu, kata memiliki arti persatuan dan perdamaian.

“Falsafah “Singkanaung Su Pedarame” memiliki arti yang cukup besar. Filosofi yang dipakai para terdahulu Suku Sangger untuk menjalin Persatuan dan Kedamaiaan,” kata Arnel Panggelawang dalam sambutannya

“Persatuan dan perdamaian sudah saatnya diteguhkan sama-sama untuk meraih peradaban yang lebih besar.” Riuh tepuk tangan dari warga dan para undangan.

Sementara, Bupati Haltim, Muhdin Ma’bud, dalam sambutannya menuturkan bahwa dari perbedaan suku yang ada di Wasile, Haltim, khususnya budayanya, dapat mengenal satu sama lain.

“Semoga suku Sanger, Tobelo, Maba, Makean, Jawa yang mendiami kabupaten Halmahera Timur, untuk tetap menjaga hubungan persaudaran agar terjalin perdamaian ini,” tambahnya

Tim OmDesa Haltim: Riski Ismail/Ajun

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait